Wednesday, October 23, 2013

Masa Kadaluarsa Kosmetik


Merasa tidak akhir-akhir ini banyak perang iklan kosmetik? Sebenarnya itu sah-sah saja ya untuk menjual produknya. Tapi saya pribadi merasa bingung mau pilih yang mana (korban iklan -__-). Paling ngebingungin ketika produk yang sama kerap kali memproduksi produk baru, dengan manfaat yang lebih bagus daripada produk lama, cover kemasan baru, sementara produk lama bubye.


Misalnya nih facialfoam, bedak, pelembab. Ada yang dibuat untuk kulit berminyak, kering, normal, sensitif dan lain-lain. Nah, yang ini saya setuju karena kulit kita tidak sama satu sama lain. Kebingungan dirasa ketika ada banyak varian, tidak ada informasi untuk jenis kulit apa, dan menghilangkan masalah-masalah wajah secara terpisah. Misalnya, produk satunya mencegah timbul jerawat, satunya tidak menimbulkan wajah kusam, yang satu pun tidak mau kalah menghilangkan flek hitam, dan sebagainya. Please pengennya yang komplit aja. jadi makenya cukup itu aja. tapi kadang pas pakai, wajah nggak berkompromi alias nggak cocok. 


Akhirnya mau nggak mau ya disedekahin ke orang lain. Saya pribadi akan meninggalkan produk kosmetik seperti itu. Bingung pilih yang mana. Tapi lain hal kalau sudah cocok dengan produk satu, seterusnya tidak akan tergantikan, walaupun kadang ingin coba produk lain. Saya sangat cuek dan sebodo dengan kosmetik. Saat kuliah pun hanya pakai pelembab wajah, bedak, lipbalm, sama handbody. Dan saya bukan tipe orang buang-buang uang hanya membeli kosmetik mahal. lebih dari 50ribu? Saya ogah. Mending beli buku aja ya *btw, udah jarang beli buku -__- ditabung aja* 

pake lipbalm dulu ah!!!

Dan entah kenapa pas wisuda kemaren jadi suka beli alat makeup. Ceritanya nih pas wisuda sebagian teman dandan di salon. Sementara saya nggak mau buang-buang uang nyalon, selain itu khawatir nggak cocok aja sama hasil tatariasnya. Akhirnya, belilah alat makeup dan belajar makeup sendiri. Sejak itu peduli dan tau sama yang namanya eyelier, eyeshadow, lipstik, maskara dll. Tapi pas baca di google dan dengar dari teman ibu yang dokter, bahwa umumnya semua kosmetik hanya bertahan 1 tahunan.

 Beberapa diantaranya udah disedekahin. Sisanya? Tetep mau disedekahin lagi biar ada yang pakai. Oke sip!

Sejak saat itu saya berusaha stop beli. Kenapa? Karena saya tidak melulu memakai kosmetik. Berani bertaruh dalam 2tahun pun bedak saya masih sisa banyak. Tapi dari dulu saya memang terbiasa membeli bedak baru setelah 2tahun pakai. Yup, memang benar kosmetik yang bersegel akan bertahan 3-4tahunan. Tapi setelah segel terbuka? Kosmetik hanya bertahan 1tahun. Udara dan bakteri pun masuk didalamnya. Emang mau pakai kosmetik kadaluarsa?

Saat ini saya pakai produk seperti gambar diatas. Hanya pakai bedak, pelembab, lipbalm, lipstik, handbody, dan kalau menghapus lipstik pakai tisubasah dan cucimuka pakai facialfoam. Simple. Sementara tanda X, ingin saya sedekahin dan cari produk lain ^^ bukan bukaannn, bukan karena produk ini tidak bagus. Hanya saja saya ingin mencari yang lebih.

Jadi, bagi kalian yang sama cueknya seperti saya, jangan sering membeli dan meyimpan kosmetik ya. kalau udah kadaluarsa langsung buang aja, jangan disedekahin haha.. gila aja udah kadaluarsa mau dikasi ke orang. Lagian punya kosmetik banyak-banyak yakin bisa dipakai habis? Sayang kan beli banyak macam kosmetik tapi jarang dipakai sampai lumutan iiuuuh. Carilah produk yang cocok dengan jenis kulitmu. Sementara berhati-hatilah dengan kosmetik palsu ya. Belilah kosmetik dicounter resmi. Jangan ditoko aksesories :P .pernah ngalamin juga soalnya. Biasalah saya sebagai cewek norak banget nggak tahu apa-apa tentang kosmetik. Pada akhirnya, saya kubur dalam-dalam alias buang ke tempat sampah *kejam*. 

Oke segini dulu posting(gak)penting ini. Sampai ketemu diposting berikutnya ^^ annyeong! bubye!


No comments:

Post a Comment

Thank u for reading. Speak up your opinion. Hopefully don't be a silent reader, coz i love reading every comment that u write!
(komentar di Moderasi, tanpa Captcha)