Monday, August 8, 2016

Paytren, Bebasbayar, Pulsagram, Pilih Mana ???


Finally update lagi. Alhamdulillah sempet nulis lagi. Kali ini mau nulis pengalaman saya setelah pakai aplikasi yang bisa transaksi apapun lewat hape sendiri. Misalnya yang lagi ngetren itu Aplikasi Paytren, Bebasbayar, Pulsagram dan mungkin ada lagi? Maaf saya tahunya cuma tiga aplikasi ini. Mungkin sebagian orang belum ngeh apa itu Paytren, Bebasbayar, dan Pulsagram. Saya sudah memiliki akun ketiganya dan sudah melihat isinya. Dan yang sekarang dipakai hanya PULSAGRAM.

Jadi di aplikasi yang sudah saya sebutin itu tadi bisa buat bayar dan beli pulsa, listrik, bayar tagihan, bpjs, voucher game, pesan tiket dll dengan harga murah. Setelah bandingin harganya, kayaknya PULSAGRAM emang lebih murah dan lebih transparan ngasi tahu harga-harganya. Sebenarnya antara Bebasbayar dan Pulsagram bernaung di PT yang sama, setahu saya yang membedakan dari keduanya Bebasbayar lebih komplit bayar-bayarnya, di Pulsagram tidak ada pembelian tiket pesawat. Tapi harga di Pulsagram lebih murah dari BebasBayar dan cashbacknya semua rata Rp. 50. Kalau yang Paytren emang amat mahal.

Pertama kalinya kenal Paytren itu lewat suami. Sebenernya dari temennya sih, jadi si temen suami ini nawarin gabung. Well karna Paytren itu yang punya ustad Yusuf Mansur. Udah tahu kan ustad YM terkenal dengan SEDEKAHnya? Tanpa babibu langsung ikutan gabung. Kebetulan suami fans beliau. Fans dalam artian yang wajar aja sih, suka sama penyampaian ceramahnya, seneng dengerin beliau ngaji, dll.. pokoknya tiap subuh si suami suka muterin ustad YM di hapenya. Okay cukup!


Nah, untuk gabung di Paytren itu ternyata harus bayar uang pendaftaran. Jjeng jjeng jjeng... ada basic (bayar 350ribu), silver (sejuta), gold dll baca sendiri saja di websitenya ya hehe.. okay lanjut, awalnya saya ngelarang untuk ikutan yang beginian. Karna apa? Salah satunya karena bayar. Nah biasanya yang namanya bayar membayar pasti sistemnya seperti MLM, bukan? Tapi yang namanya suami keukeh pengen gabung. Karna yang modalin suami jadi yasudahlah. Saya coba saranin yang BASIC dulu tapi yagitudeh, keukeh tetep yang sejuta. Doh! Sejuta itu kita dapet buku 1 ustad YM, 2 Obat, dan udah! saldonya hanya terisi 150ribu ????? 

Dari awal harapan suami memakai aplikasi Paytren itu hanya sekedar dipakai sendiri saja. Jadi pembayaran apapun kita alihkan lewat Paytren, seperti beli pulsanya, listriknya, bpjs, dll jadi hemat waktu nggak perlu keluar. Tapi makin hari ada banyak yang minta suruh isi pulsanya, akhirnya jualanlah pulsa, istilahnya bantu rekan kerja atau tetangga isi pulsa. Tapi sayang banget sih harganya agak mahal. Untungnya dikit banget kalau kita jualin. Pengennya hemat, tapi?

Gini, kita kalau beli pulsa 5ribu di konter kan 7ribu. Nah di Paytren 5ribu dibandrol dengan harga 6500san. di Pulsagram itu sekitar 5600san. hemat mana? Ada rasa sesal karena tidak membaca websitenya dulu sebelum gabung. Kalau kalian memilih Paytren untuk jualan pulsa, listrik dll... SALAH BESAR. Secara kasar di Paytren ini kalau mau besar penghasilannya harus merekrut orang. Semacam MLM gitulah. Dan untuk gabung di Paytren itu bayar pendaftaran yang katanya sebagian uangnya disedekahin sama pesantren milik ustad YM. Kalau sudah mikirin sedekah, saya ikhlas saja sih ya. Tidak usah dibicarakan lagi. Okay stop!


Sponsor saya sering ingetin jangan lupa sering-sering promosiin biar dapet downline. Jujur saya agak males promisiin Paytren, alasan pertama adalah kudu rekrut orang, dan registrasinya BAYAR. Walaupun dari hati ingin menjalankan jaringan Paytren lebih baik tapi agak sedih juga ya kalau orang lain jadi downline saya. Istilahnya menikmati hasil dari downline dibawahnya itu sangat tidak banget. Kasihan sama yang dibawah. Mungkin kalau daftarnya gratis, agak mending ya. Sampai akhirnya saya pakai Paytren untuk diri sendiri dan keluarga saja.

Dan beberapa bulan kemudian nggak sengaja liat iklan Bebasbayar dari facebook. Cobalah saya daftar isi data diri. Aplikasi yang satu ini tidak pakai uang pendaftaran. FREE. Isi deposit saldo juga minimal 10ribu. Harga pulsa dan listriknya lumayan murah. Akhirnya pakailah saya Bebasbayar. Beberapa hari lagi saya nggak sengaja lagi liat iklan Pulsagram. Karena penasaran, bikin juga. Lumayan kan daftarnya juga GRATIS. Dan kulihat-lihat harga pulsanya juga murah. Lebih murah ini malah daripada Bebasbayar hehe.. maaf buibu suka banget sama yang murah-murah.

Di Bebasbayar maupun Pulsagram sistem kerjanya sama aja sih kayak Paytren. Kalau mau hemat bisa dipakai sendiri, mau dijadikan bisnis juga sangat bisa. Kalau kita mau jadiin bisnis tidak hanya jual produknya saja, kita bisa rekrut orang? Lagi-lagi rekrut orang. Tapi bedanya di Paytren itu BAYAR. Di Bebasbayar dan Pulsagram GRATIS. Dan dari segi harga memang murah. Saya nggak bisa jelasin panjang lebar disini karena mungkin kalau dijelasin akan sangat amat panjang hehe.. jadi silahkan baca websitenya masing-masing. Seandainya... andai kata aja nih Paytren harga produknya lebih murah, yah walaupun boleh lah ya bayar registrasi tidak apa-apa, mungkin saya akan terus pakai Paytren.


Untuk Paytren, saya minta maaf kepada sponsor saya karena tidak bisa promosiin aplikasi ini lagi. Saya tidak tega ambil keuntungan lebih dari kaki-kaki dibawah saya. Saya sangat tidak nyaman menyuruh gabung Paytren karena harus membayar uang registrasi. Biarlah Paytren saya simpan. Lebay hehe. Dan untuk BEBASBAYAR, stop sampai disini. Jahat huhuhu. 

Teruntuk kalian yang mau daftar PULSAGRAM, silahkan daftar sendiri disini, atau saya bantu daftarin. Atau mau tanya-tanya (ini kalau saya sempet online ya wkwkwkw) silahkan inbox facebook saja. Apalah saya, diri ini hanya berbagi cerita pengalaman. Tidak ada niatan untuk menjatuhkan dan menjelek-jelekan. Silahkan pilih sesuai apa yang kalian suka. Sebagian harga produk juga sudah saya kasi tahu. Salam!
.

4 comments:

  1. wah jadi melek saya, saya dapat menentukan arah tujuan, mksh ya mbak Chilvi curcolnya, sangat bermanfaat.

    ReplyDelete
  2. thanks for mba chilvi, for information

    ReplyDelete
  3. kenapa BebasBayar dibilang jahat ya mba?

    ReplyDelete

Thank u for reading. Speak up your opinion. Hopefully don't be a silent reader, coz i love reading every comment that u write!
(komentar di Moderasi, tanpa Captcha)